Universitas Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui keterlibatan aktif sebagai pendamping pada kegiatan Workshop UMKM Naik Kelas yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik pada Jumat,17 Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Graita Eka Praja, Lantai 2, Kantor Bupati Gresik, dan diikuti oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik. Dalam kegiatan ini, Universitas Gresik mengirimkan lima orang tim pendamping yang terdiri atas Ayu Juwita Putri, S.Pd., M.Pd.; Avita Fitri Agustin, S.KM., M.KL.; Erina Oktavia Putri, S.Mat.; Marsha Miranda, S.S.; dan Nur Shafirah Hafna, S.Pd. Kehadiran tim Universitas Gresik menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas serta daya saing UMKM melalui pendampingan dan penguatan kompetensi pelaku usaha. Workshop menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang komunikasi dan pengembangan UMKM. Materi pertama disampaikan oleh Didik Hendriyono, S.Pd. dengan tema "Peran Public Relation dan Jurnalistik Mengantarkan UMKM Naik Kelas." Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa strategi komunikasi yang efektif serta publikasi melalui media memiliki peran penting dalam membangun citra positif UMKM, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal. Selanjutnya, Chusnul Cahyadi menyampaikan materi bertajuk "Storytelling dan Jurnalistik Digital: Menulis Cerita UMKM yang Menarik Media dan Konsumen." Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya membangun narasi atau cerita yang autentik mengenai perjalanan usaha sebagai strategi pemasaran di era digital. Storytelling dinilai mampu meningkatkan kedekatan emosional dengan konsumen sekaligus menarik perhatian media untuk mengangkat kisah inspiratif para pelaku UMKM. Selain penyampaian materi, kedua narasumber juga membagikan berbagai pengalaman dan kisah inspiratif yang memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap optimis dalam menjalankan usaha. Para pelaku UMKM didorong untuk tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan, melainkan terus berinovasi, belajar, dan mengembangkan usahanya dengan penuh keyakinan. Suasana workshop semakin interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelaku UMKM menyampaikan berbagai pengalaman, keluhan, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usahanya, mulai dari aspek pemasaran, pengembangan produk, hingga legalitas usaha. Melalui forum tersebut, narasumber bersama tim pendamping, termasuk dari Universitas Gresik, memberikan berbagai solusi, masukan, dan rekomendasi yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta. Salah satu poin penting yang menjadi perhatian dalam workshop adalah pentingnya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perizinan usaha lainnya sebagai bentuk legalitas usaha. Legalitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas UMKM, memperluas akses terhadap program pembinaan pemerintah, mempermudah kerja sama dengan berbagai pihak, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih besar. Partisipasi Universitas Gresik dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjalankan peran perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat serta mendukung program pembangunan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah dan para pelaku UMKM, Universitas Gresik berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan UMKM yang lebih mandiri, berdaya saing, dan mampu naik kelas sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik.